Pages

Tampilkan postingan dengan label Jalan Jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan Jalan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2015

Belajar Tentang Mangrove

Perjalanan kali ini saya dan kawan-kawan pergi ke hutan mangrove. Jalan-jalan kali ini bukan hanya sekedar jalan tetapi juga sambil belajar mengenai manfaat hutan mangrove bagi lingkungan. Hutan mangrove atau istilah lain dari hutan bakau berperan penting dalam ekosistem alam yaitu sebagai pelindung dari bencana alam seperti tsunami dan angin puting beliung. Selain itu keberadaan hutan mangrove juga sebagai habitat bagi udang, kepiting dan ikan-ikan kecil.

Hutan mangrove yang kami datangi berlokasi di kelurahan graha indah di utara kota Balikpapan. Hutan ini berada di kawasan perumahan penduduk di pinggiran kota Balikpapan yang berbatasan dengan wilayah kabupaten pasir penajam. Walaupun termasuk ke dalam kawasan industri karingau (KIK), tetapi karena keberadaan hutan mangrove, maka polusi udara dan suara bisa diminimalisir. Di perumahan penduduk udara cukup bersih dan segar. Jika siang hari panas matahari tidak terlalu terik karena terlindung dengan pepohonan bakau. Menjelang pagi dan malam hari terdengar suara satwa seperti jangkrik, burung, kumbang dan sesekali suara monyet hutan bakau.

Saya dan kawan-kawan menyewa perahu yang bisa menampung maksimal 10 orang penumpang. Selama perjalanan diatas perahu kami menyaksikan pohon-pohon bakau yang akar belukarnya saling mengait satu sama lain. Diatas pohon bakau yang tinggi dan rimbun banyak bergelantungan monyet hutan bakau yang sedang bermain-main dan mencari makanannya. Kami juga dihimbau tidak membawa makanan selama dalam perahu karena sungai yang kami lalui juga merupakan habitat buaya muara, kadal dan binatang melata.

Hutan mangrove harus dijaga kelestariannya. Karena selain untuk mencegah terjadinya bencana alam dan sebagai habitat bagi satwa, hutan mangrove juga bisa menjadi salah satu obyek wisata alam berwawasan lingkungan.  Tentu saja hal ini memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar dan ilmu pengetahuan.

















Rabu, 02 April 2014

TRAVEL PLANNING

Umumnya tujuan orang melakukan traveling bisa dibagi 2, yaitu shoping/berbelanja barang atau membeli pengalaman. Tetapi jika kamu dalam kondisi backpacking, lebih dianjurkan agar kamu menghabiskan uang dan waktu untuk membeli pengalaman daripada membeli barang. Karena pengalaman tidak akan habis untuk diingat dan diceritakan. 

Info ini berguna banget untuk kamu yang suka jalan-jalan.....

Rencana       :
Rencanakanlah perjalanan sematang dan sedini mungkin serta melihat segala pilihan perjalanan kamu, apakah lewat darat, air atau laut. Di negara empat musim , banyak atraksi menarik hanya diselenggarakan di musim panas. Tentu saja ini mengasyikkan, tetapi harga tiket dan penginapan meroket berkali-kali lipat. Di musim dingin semua harga tiket dan penginapan/akomodasi turun dan mungkin bisa kamu beli, tetapi banyak tempat wisata dan atraksi yang tutup.

Pesan Kamar :
Sebisa mungkin lakukan reservasi seawal mungkin sehingga kamu bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah. Melakukan reservasi di waktu waktu liburan biasanya harganya akan mahal atau fully booked.

Keuangan  :
Sesuaikan lamanya waktu liburan dan kualitas liburan dengan kemampuan finansial kamu. Ada 4 hal penting  yang harus disediakan, yakni ;
1. Tiket ke tempat tujuan ( Darat, Air atau Udara)
2. Penginapan
3. Makan
4. Transportasi dalam kota

Yang Wajib Dibawa  :
  1. Jika travel ke beberapa kota/negara dalam waktu relatif singkat, kamu cukup membawa 2 jenis tas.Roll On Cabin Bag,  Koper beroda dengan ukuran cabin cukup ideal karena tidak membuat punggung dan tangan kamu letih. Waktu yang ketat akan membuatmu berlari mengejar pesawat. Tas seperti ini   akan meringankan beban kamu dalam berlari atau berjalan cepat. Selain itu kamu tidak perlu repot  menunggu koper keluar dari bagage section dalam airport sehingga bisa menghemat waktu. Hanya saj koper jenis ini hanya bisa dibawa ke tempat atau negara yang jalannya aman dan baik. So..., check dulu tempat tujuan kamu.  
  2. Ransel , Dibutuhkan untuk keamanan. Saat traveling, sebaiknya membagi bawaan ke dalam 2 tas.   Tujuannya, jika salah satu tas hilang  dalam perjalanan atau di curi orang, maka perjalanan kamu tidak terganggu, karena ada cadangan bawaan di tas yang satu lagi. Jalan-jalan keliling kota dgn menggunakan ransel juga lebih praktis. Shower Kit, isinya bisa alat-alat mandi, handuk kecil, kosmetik secukupnya dan seperlunya, cotton bud atau barang lain yang bisa untuk menyegarkan diri. Biasanya penginapan sangat sederhana hanya menyediakan kamar mandi tapi tidak perlengkapan mandinya. Pakaian , bawa secukupnya saja. Pakaian tidak perlu banyak karena akan membuat koper berat. Cuci sendiri pakaian anda atau menggunakan jasa laundry. Bahan pakaian seperti jeans tahan pakai sampai 2 minggu.

Jetlag   :
adalah kondisi di mana jam biologis tubuh berusaha untuk menyesuaikan diri dengan waktu setempat. Jetlag bisa mengganggu jika setiba ditempat tujuan, kamu harus segera beraktifitas, namun tubuh menginginkan beristirahat / tidur atau sebaliknya kamu sudah harus tidur namun badanmu masih terasa segar.
Biasanya jetlag hanya terjadi ketika kamu terbang menuju arah timur ke barat atau barat ke timur, misalnya dari eropa ke asia atau sebaliknya dan perbedaan waktu kedua tempat lebih dari 4 jam. Jetlag yang terjadi ketika penerbangan ke arah barat, dikarenakan tubuh kamu mengalami pengulangan waktu. Berbeda jika terbang ke arah timur, maka menyebabkan tubuh kamu kehilangan waktu. Maksudnya, pergi pagi hari lalu ketika tiba di tujuan hari sudah malam dan kamu harus tidur padahal belum waktunya tidur karena baru beberapa jam lalu kamu bangun dari tidur. Karena tubuh harus mempercepat waktu tidur inilah maka jetlag terjadi. Padahal tubuh biasanya lebih mudah menunda waktu tidur daripada memaksa diri untuk tidur.

Tips Untuk Mengatasi Jetlag 
  1. Perhatikan jam berapa kamu akan sampai ke tujuan. Jika kamu akan sampai di tujuan pagi hari, maka pastikan tubuh kamu tidur 8 jam sebelum waktu tiba. Dengan begini, tubuh kamu sdh beristirahat cukup dan siap menjalani pagi seperti penduduk lokal. Jika kamu sampai tujuan malam hari, maka pastikan 8 jam sebelum tiba, kamu tidak tidur. Ini untuk mensiasati ketika sampai tujuan, tubuh kamu siap untuk tidur seperti layaknya penduduk lokal di negara tujuan.
  2. Bisa juga menggunakan pil tidur untuk memastikan kamu melakukan "point 1" dan jangan takut ketiduran karena kamu pasti akan dibangunkan oleh pramugari ketika sudah dekat waktunya landing.

Makanan  & Obat -obatan :
Salah satu keseruan traveling adalah petualangan kuliner dimana kamu bisa mencoba banyak makanan di tempat tujuan. Manjakan diri dengan apa yang ada ditempat kamu berpijak karena jika tidak, kamu tidak akan nyaman dalam traveling mu. Tetapi, karena tubuh juga tidak selalu bisa menerima semua makanan yang masuk, makanya kamu harus siap sedia obat-obatan :
- Obat pelancar pencernaan : berguna jika kamu kesulitan untuk pergi ke "belakang".
- Obat penangguh pencernaan : berguna jika kamu terlalu sering pergi ke "belakang".
- Obat tidur : berguna mengatasi jetlag.
- Obat alergi : berguna jika kamu memiliki alergi

Transportasi dan Akomodasi :
Memilih jenis transportasi sangat penting untuk traveller. Hal ini karena transportasi mempengaruhi 3 hal, yaitu : uang, kenyamanan dan waktu.
Dalam travel ada 2 hal yang memakan waktu dan uang, yaitu :
- waktu tidur dan biaya inap
- waktu perjalanan dan biaya transportasi. 
Untuk menghemat uang dan waktu , maka kamu bisa menggabungkan waktu dan biaya inap dengan biaya transportasi sekaligus. Caranya, kamu bisa memilih bus atau kereta yang berangkat paling malam dari kota A dan sampai di kota B pada pagi harinya. Dengan cara ini, kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk biaya penginapan dan waktu juga tidak terbuang hanya untuk tidur, karena jatah tidur sudah tergabung dengan waktu perjalanan. Hemat kan...(he..he..he..)  

Keamanan :
Dalam traveling, ada 3 hal yang paling penting setelah nyawa kamu...xixixi....(kok serem) Apa itu...?
1. Paspor adalah satu satunya kartu identitas yang valid secara internasional.
2. Uang adalah penting bagi hidup kamu.
3. Kartu Kredit adalah penting untuk pengganti uang dan jaminan hotel. 
Maka, pastikan ketiganya jangan sampai hilang.  Tipsnya :
- Pastikan kamu selalu mengamankan ketiga hal diatas.
- Pastikan kamu simpan ketiganya secara terpisah.
- Jangan menyimpan uang bersama kartu kredit dalam dompet yang sama, karena jika dompet kamu di curi 
   maka kamu sama sekali tidak punya pegangan finansial.
- Jangan simpan kartu kredit bersama dengan paspor, karena jika hilang kamu hanya punya uang tunai yang
   kemungkinan besar tidak cukup untuk mengurus paspor yang hilang. 
- Fotocopy paspor kamu. Simpan paspor asli di hotel dan bawa fotocopynya jika kamu jalan-jalan. 
   Seandainya ada pemeriksaan, fotocopy paspor sudah cukup sebagai identitas.
- Fotocopy kartu kredit. Simpan fotocopynya di hotel dan tentu saja aslinya dibawa jika kamu jalan-jalan.
  Seandainya kartu kreditmu hilang , setidaknya kamu masih memiliki detail dari kartu kreditnya dan bisa 
  membantumu segera melaporkan kepada pengelola  kartu kreditmu untuk segera di blokir.

Network/Jaringan Pertemanan :  
  • Selagi traveling/backpaking, ada baiknya kamu berkenalan dengan sesama traveller/backpackers dari negara/tempat lain. Biasanya mereka banyak ditemui di hotel murah daripada di hotel berbintang.
  • Ciptakan network dan tidak ada salahnya untuk saling bantu karena siapa tahu kamu dan mereka akan pergi ke tempat yang sama, sehingga bisa berbagi biaya perjalanan dan penginapan.
  • Memiliki teman yang tinggal di tempat tujuan juga baik, siapa tahu bisa nebeng tinggal dan pastinya bisa menjalin silaturahim.
  • Ada beberapa website untuk membangun network buat para backpacker. Setiap member dari website itu menyediakan rumahnya jika sewaktu waktu ada member lain yang berkunjung ke tempat yang bersangkutan. 

Naahh..jika kamu punya rencana traveling atau backpacker, mudah-mudahan postingan ini bisa bermanfaat. Selamat jalan-jalan....jangan lupa oleh-olehnya.....  
       
 


   
























Rabu, 03 Oktober 2012

Semalam Di Bromo


Pesona Bromo memang mengundang decak kagum siapa saja yang menyaksikannya. Saya yang menetap di Kalimantan tidak pernah merasakan dinginnya pegunungan. Kami lebih terbiasa dengan panas dan hujan deras. Beruntung saya dapat kesempatan mengunjungi Bromo sebagai salah satu obyek wisata andalan Indonesia.

Gunung Bromo ada di Kabupaten Probolinggo. Dari Surabaya kami menyewa mobil   menuju kabupaten Probolinggo. Sebenarnya banyak jalan menunju Gn.Bromo. Selain lewat Probolinggo, bisa juga lewat Lumajang. Tapi menurut driver yang mengantarkan kami, lewat Probolinggo jaraknya lebih dekat. Saya tidak tau pasti berapa lama waktu yang kami tempuh untuk sampai ke sana. Di perjalanan, kami menyempatkan diri singgah di kawasan yang terkena lumpur Lapindo. Jalanan sempit dan berdebu, rumah rumah, fasilitas umum dan sawah sawah penduduk semua terendam lumpur. Pemandangan yang sungguh menyedihkan.

Menjelang sore, akhirnya kami tiba di desa terdekat Gn.Bromo. Udara mulai dingin. Kabut tipis perlahan mulai turun menyelimuti desa. Kami bergegas menuju penginapan, tidak sabar rasanya untuk membaringkan badan. Sejenak beristirahat, kami pun keluar penginapan untuk melihat lihat desa sembari meminum wedang jahe dan menyantap mie rebus spesial pake telur...hmmm....yummy 

Pemandangan sudah tidak terlihat jelas, karena tertutup kabut. Gn.Batok yang tinggi menjulang sudah tidak terlihat. Sesekali hembusan angin meniup kabut, terlihatlah tingginya Gn.Batok di depan mata. Tak kuat menahan dingin yang semakin menusuk, akhirnya kami kembali ke penginapan. Terlelap kelelahan. Dini hari jam 3 pagi, kami bangun bergegas menyiapkan diri untuk mengikuti tur padang pasir Gn.Bromo menuju Pananjakan melihat matahari terbit.

Kami menyewa sebuah jeep menuju Pananjakan. Jalan yang berbatu, berkelok, tikungan tajam, sampai bertemu dengan hamparan padang pasir yang luas sungguh petualangan yang seru dan mendebarkan. Kami melewati kaki Gn.Btok yang terlihat dari penginapan kami. Akhirnya sampailah kami di Pananjakan. Di sini jeep berhenti untuk selanjutnya perjalanan di teruskan dengan berjalan kaki.

Di Pananjakan sudah banyak orang berkumpul, dari turis domestik seperti saya sampai turis manca negara. Ada juga peneliti dan kelompok pecinta alam. Semua satu tujuan, ingin menyaksikan matahari terbit. Perjalanan dengan berjalan menaiki anak anak tangga cukup menguras tenaga. Setelah tangga dilalui selanjutnya jalan berbatu yang menanjak, hingga sampailah di tanah datar yang dibawahnya ternyata jurang. Harus hati-hati memang, untunglah ada pagarnya. Dari sini kami dapat menyaksikan keindahan matahari terbit. Subhannallah.....

Puas menyaksikan matahari terbit, kami kembali turun. Saat itu matahari pagi sudah mulai terasa menyengat, maklum saja kami kan melihatnya dari dataran tinggi. Pulang dengan menaiki jeep yang sama tetapi melewati jalur yang berbeda hingga sampailah di padang pasir luas. Kami berhenti di sebuah Pura yang biasa di pakai suku tengger yang beragama Hindu untuk ibadah. Di sini kami mengambil foto2 dan beristirahat sejenak, tentu saja hanya boleh di halamannya saja.


Usai melepas lelah, kami menuju obyek wisata Gn.Bromo yang letaknya tidak terlalu jauh dari Pura. Di bawah kaki Gn.Bromo banyak sekali penjual makanan dan minuman. Jajanan gorengan dan mie rebus jadi santapan kami pagi itu. Banyak sekali penduduk setempat (suku tengger) yang menawarkan sewa kuda poni. Tarifnya sih nggak begitu mahal, tapi saya kasian sama kudanya, kebayang nggak sih badanku yang besar gini naik kuda poni yang kecil..(tapi akhirnya naik juga hehehe, biar kecil tapi kudanya kuat kok, kata yang punya kuda) .

Waktunya kami melihat Bromo dari dekat. Ternyata Gn.Bromo tidak terlalu tinggi, bahkan jalan menuju puncaknya telah dibuatkan anak-anak tangga, sehingga turis yang datang tidak kesulitan. Tangga ini juga mempermudah suku tengger membawa sesaji ke puncak Bromo dalam setiap perayaan keagamaan. Awalnya saya menghitung anak2 tangga, tapi karena kelelahan jadi lupa hitungannya hahaaha..pokoknya harus sampe atas. Sampe di puncak, bau belerang sangat menyengat. Kawah gunung yang terlihat jelas dipasang pagar dan papan pengumuman yang bertuliskan "dilarang bersandar". Waahh, pemandangannya jadi bikin ngeri.., pikiran saya sudah yang aneh aneh. Kebayang kalo nggak sengaja kepeleset trus terguling dan jatuh kebawah hiiiiiiiii takut. Padatnya pengunjung juga bikin nafas tambah sesak, bau belerang yang mulai bikin pusing, belum lagi tanah yang kami pijak tidak rata alias berbatu dan berlubang..aaah mulai nggak enak nih.. Lutut masih gemetaran karena kelelahan naik tangga. Nggak mau ambil resiko, saya pun mencari tempat yang agak sepi (walaupun masih rame) diatas gundukan tanah.

Dalam kondisi lelah, masih kusempatkan mengambil beberapa foto. Usai berfoto, kami segera turun ke bawah, rasanya ingin cepat sampai aja. Setiba dibawah, kami langsung pulang menuju penginapan. Setelah beristirahat dan makan pagi kami pun berkemas. Sebelum pulang kami sempatkan untuk mengambil foto berlatar G.Batok yang terlihat jelas dan pemandangan desa suku tengger. Pengalaman seru ini tidak akan pernah saya lupakan..

Ini dokumentasi kami :







  



Minggu, 05 Februari 2012

Pasar Cipadu Tangerang

Sehari di Jakarta, ya..meskipun hanya sehari di Jakarta. Waktu ini tidak akan kusia-siakan. Kali ini pasar cipadu jadi tujuan. Ini pertama kalinya aku ke sana. Informasi yang kudapat pasar ini menjual secara grosir bahan-bahan perlengkapan konveksi. Harga lebih murah dan kondisi pasarnya tidak begitu bejubel seperti di pasar tanah abang atau pasar cipulir. Menurut info, pasar ini juga banyak menjual kain-kain kiloan. So dengan semangat juang, begitu mendarat di bandara Soetta, aku langsung menuju sasaran.

Pasar Cipadu sebenarnya terletak di kota Tangerang. Rasanya letak pasar ini tidak begitu jauh dari bandara internasional Soekarno Hatta. Lebih kurang setengah jam dengan menggunakan mobil sewaan sampailah kami di pasar cipadu. Sayang jalan menuju kesana agak rusak dan lalu lintas macet, tapi semuanya terbayar setelah sampai tujuan kami melihat banyak kain kain bagus ( he...he..he...). Bukan hanya kain kain kiloan saja tapi juga perlengkapan konveksi banyak di temui disana, seperti reustleting, aneka kancing, tali kur, gesper dan masih banyak lagi.

Kain yang dijual banyak jenisnya. Mulai dari katun lokal sampai katun impor, bahan kain celana seperti jeans dan drill, bahan kaos, spandex dan lain lain semua dapat dibeli dengan harga murah banget ( menurut saya). Katanya sih, karena kain kain itu adalah sisa dari pabrik industri tekstil yang sudah di sortir lalu di jual kembali dengan harga miring. Jatuh cinta dengan motif  kain yang bagus bagus, akhirnya kami membeli eh..lebih tepatnya memborong kain katun dan kain untuk bahan celana panjang. Kami juga membeli reustleting dengan berbagai ukuran dan warna. Nggak ketinggalan model model kancing yang unik dan lucu lucu menambah belanjaan kami.  

Puas menjelajahi pasar cipadu dengan seabrek belanjaan, kami pun bergegas kembali ke bandara untuk melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. Selamat tinggal Cipadu.....lain waktu kami datang kembali.....   


Rabu, 10 Maret 2010

Perjalanan Ke Tanah Banjar




Jum’at pagi2 sekali kami sudah bangun…buru2 mempersiapkan segala keperluan, ingat hari ini mau jalan2 ke Banjarmasin. Setelah persiapan beres + ngecek keamanam rumah, pukul 06.51 teng mobil kami meninggalkan rumah. Ingat belum sarapan, kami mampir dulu membeli sepiring nasi kuning daging dan mie daging hmm enaknya…

Waktu menunjukkan pukul 08.25 saat kapal ferry yang kami tumpangi mulai berlayar. Suasana kapal saat itu tidak terlalu banyak penumpang, mungkin karena hari Jum’at orang masih sibuk sekolah dan bekerja.

Diatas dek kapal dapat kami saksikan hamparan hutan bakau yang masih asri. Hijau segar nan eksotik. Hilir mudik, klutuk, speedboat sampai kapal tengker memadati arus lalu lintas sungai dipagi itu. Di kejauhan tampak kilang penyulingan minyak yang menjadi kebanggaan kota Balikpapan.



Tidak sampai satu jam akhirnya ferry yang kami tumpangi bersandar didermaga Penajam. Ini saatnya, kami berpetualang menuju tanah Banjar, tempat asal kakek dan nenek kami puluhan tahun silam.

Tanah Banjar, secara administratif masuk wilayah Kalimantan Selatan. Banjarmasin menjadi ibukotanya. Selain Banjarmasin, masih banyak lagi kota-kota lain yang mempunyai kekhas-an masing2. Mengendarai mobil sendiri membuat kami leluasa singgah di setiap kota yang kami lalui untuk sekedar mengambil foto, mencoba makanan andalan setempat sambil melepas penat.

Sepanjang perjalanan, kami disuguhi pemandangan indah. Hutan tropis yang bercampur dengan perkebunan sawit. Tebing tebing batu disela sela hijaunya hutan (kereeeeennnya…..jadi ingat lembah anai di Sum-Bar). Aliran sungai2 kecil yang menjadi salah satu urat nadi masyarakat sekitar. Dan ini dia….., kami baru tahu kalau di Banjar ternyata ada sawah loh.. (he3x kirain cuma di Jawa) dan di sepanjang jalan banyak sekali orang memancing yang dalam bahasa setempat disebut Mahunjun. Semua itu dapat kami lihat sepanjang perjalanan di tanah Banjar mulai dari Tabalong sampai Martapura (Banjar Baru sampai Banjarmasin sudah termasuk kota besar).

Masyarakat Banjar terbilang sangat religius. Sepanjang jalan kami banyak menjumpai masjid2 dengan bangunan yang megah dan banyak madrasah (sekolah Islam) serta pondok pesantren yang santrinya masih muda2. Bahkan salah satu kota yang kami singgahi, memasang nama-nama Allah (Asmahul Husna) di jalan-jalan utama. 

Dengan kondisi badan yang lelah dan capek, akhirnya sampai juga kami di Banjarmasin. Saat itu waktu hampir menunjukkan pergantian hari. Sampai di hotel kami pun langsung mandi dan beristirahat.

Sunggguh perjalanan yang melelahkan tapi sekaligus menyenangkan…






Selasa, 23 Februari 2010

Kembali Ke Yogyakarta

Ahh akhirnya, sampai juga di Yogya. Salah satu kota yang mampu memberiku banyak inspirasi dan ide-ide yang mungkin bagi sebagian orang aneh or biasa aja. Kesanku pertama kali menginjakkan kaki di Yogya, hmm panas, macet tapi menurutku kota ini unik. Dan ini entah sudah yang kesekian kalinya aku datang lagi ke Yogya.


Setiap kali datang ke Yogya, aku selalu berusaha mencari tau mengenai apa yang baru dari kota ini. Event2, tempat wisata, kuliner, tempat belanja sampai tempat2 nongkrong, semuanya menarik minatku untuk dikunjungi . Kalau kebanyakan kita datang ke Yogya cuma tau bringharjo, malioboro, tugu dan keraton, spertinya kita dapat coba lebih mengeksplorasi keunikan kota yang dijuluki kota pelajar ini..
Nih..beberapa tempat yang sayang untuk dilewatkan kalau kita datang ke kota Yogya.
1. Membuat kerajinan perak di kota Gede.
2. Membuat batik
3. Mengunjungi toko sekaligus tempat pembuatan coklat monggo
Ada pengalaman seru yang ada dibaliknya. Yang pasti kita bisa tambah wawasan, belajar memahami budaya orang lain sekaligus melatih diri sendiri agar bisa kreatif 'n' survive seperti yang kulihat pada kebanyakan orang2 muda di Yogya.
Mungkin baru sedikit tempat yang ku kunjungi, tapi kalau aku datang lagi ke Yogya, aku akan berbagi info tempat yang lain. Nah..., kalau mau tau serunya tempat yang kusebutkan diatas, he he he tunggu postingan ku selanjutnya.
So.., sering-seringlah berkunjung ke lenniemenulis.blogspot.com